Saat ini
didunia bahasa pemrograman yang sedang menjadi trend adalah bahasa
pemrograman yang berorientasi pada object (Object Oriented
Programming – OOP). Salah satu bahasa pemrograman yang menggunakan
metoda ini adalah Java. Yang menjadi pertanyaan adalah apa dan
bagaimanakah OOP itu? Kali ini akan coba dibahas tentang OOP.
Dalam
OOP struktur program tidak seperti pada pemrograman prosedural,
sehingga jika terdapat kesalahan, atau mengembangkan program tidak
harus mengurut program secara keseluruhan, melainkan hanya pada kelas
tertentu yang akan diperbaiki atau dikembangkan. Objek merupakan
gabungan dari data (dalam bentuk variabel instansi) dan beberapa
tugas atau disebut dengan perilaku
terhadap kumpulan data tersebut.
Pemrograman
berorientasi objek dimaksudkan untuk memecahkan masalah pemrograman
dengan menggunakan pola pikir manusia dan bagaimana interaksi manusia
dalam kehidupan. Objek dimisalkan sebuah benda atau makhluk hidup
yang memiliki ciri-ciri atau spesifikasi khusus, dan juga memiliki
perilaku atau kegiatan dengan menggunakan ciri-ciri yang melekat pada
objek tersebut.
Ciri-ciri
atau spesifikasi yang ada pada objek ini disebut dengan atribut
atau variabel sebagai
alat untuk memesan nilai tertentu dari objek, yang pada dasarnya
berisi informasi tentang objek tersebut. Sedangkan perilaku atau
kegiatan dari objek disebut dengan metode,
yaitu bagaimana objek tersebut melakukan suatu kegiatan tertentu
dengan menggunakan atribut yang melekat padanya.
Objek
berkaitan erat dengan kelas (class),
dan kelas dapat memiliki variabel maupun subrutin. Sebagai contoh
jika Computer adalah sebuah kelas, maka Mainframe, PC, Notebook,
Netbook, dll adalah objek. Masing-masing dari objek memiliki
ciri-ciri utama yang sama, namun setiap jenis dari anggota kelas
Computer tersebut mempunyai ciri-ciri khusus yang berbeda, misalnya
monitor yang berbeda, keyboard yang berbeda, dll.
Sehingga
dapat dikatakan bahwa kelas berfungsi sebagai pembuat objek. Objek
dibuat dan dibentuk kembali pada saat program dijalankan, dimana akan
dapat diciptakan banyak objek sekaligus.
Dari
contoh diatas, jika digambarkan dalam penulisan program Java :
class
Computer
{
String
monitor;
String keyboard;
String processor;
String printer;
}
Setiap
objek yang akan diciptakan dari kelas Computer, akan memiliki
masing-masing variabel “monitor”, “keyboard”, “processor”,
dan “printer”. Sehingga akan dapat diciptakan banyak objek baru
dari kelas ini. Dimana jika terjadi perubahan data, maka objek yang
mengalami perubahan dapat langsung disesuaikan dengan perubahannya.
Contoh
lain adalah dalam kelas Motor, sebagai berikut :
class
Motor
{
String merk, type;
int
tahun, kecepatan_max;
void
printMotor()
{
System.out.println(“Merk :
“+merk);
System.out.println( “Type :
“+type);
System.out.println(“Thn
Produksi : “+tahun);
System.out.println(“Kecepatan :
“+kecepatan_max);
}
}
public
class MotorGo
{
public
static void main(String[] args)
{
//Disini
menciptakan objek-objek dari kelas Motor
Motor
suzuki = new Motor(); /*membuat objek motor suzuki*/
Motor
honda = new Motor(); /*membuat objek motor honda*/
//demikian seterusnya dapat dibuat objek baru
//Setelah
ini memberi nilai pada masing-masing objek dengan variabel
//untuk
motor suzuki
suzuki.merk=”Suzuki”;
suzuki.type=”TS125”;
suzuki.tahun=2000;
suzuki.kecepatan_max=120;
//untuk
motor honda
honda.merk=”Honda”;
honda.type=”Tiger
2000”;
honda.tahun=2008;
honda.kecepatan_max=200;
//memerintahkan
untuk mencetak
suzuki.printMotor();
honda.printMotor();
}
}
Class
dapat berupa satu file tersendiri untuk memudahkan pemeriksaan jika
terjadi kesalahan maupun untuk pengembangan program. Demikian pula
dengan subrutin MotorGo. Dalam pemrograman Java, untuk proses
menjalankan program yaitu dengan memanggil subrutinnya. Sehingga nama
file sama dengan nama subrutin yang akan dijalankan. Sebagai contoh
dari program diatas, jika disimpan dalam satu file adalah
MotorGo.java. Yang perlu diingat dalam Java berlaku
prinsip yang membedakan antara huruf kapital dan huruf non-kapital,
sehingga penulisannya harus teliti. Dan variabel tidak
dapat menyimpan objek, ia hanya bisa menyimpan nilai dari suatu
objek.
Demikian
pembahasan mengenai Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)
kali ini. Kekurangan dalam tulisan ini adalah karena penulis dalam
proses belajar. Semoga bermanfaat.
Referensi
: http://java.lyracc.com
